SEARCH

About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, eros. Aliquam pharetra. Nulla in tellus eget odio sagittis blandit. Maecenas at nisl. Nullam lorem mi, eleifend a, fringilla vel, semper at, ligula. Mauris eu wisi. Ut ante dui, aliquet nec, congue non, accumsan sit amet, lectus. Mauris et mauris. Duis sed massa id mauris pretium venenatis. Suspendisse cursus velit vel ligula. Mauris elit.....read more

Rabu, 08 September 2010

Keputusasaan cinta

Ku ulang cinta ini untuk kesekian kalinya, mengapa selalu saja cinta yang kudapat tak sempurna, disaat aku membutuhkan cinta datang kepadaku, selalu saja ada kesan dan pesan yang tersisa, cintaku memang tak bisa di tebak, setiap kali aku ingin menggapainya, maka akan selalu mudah untuk diterka.

Cintaku yang pertama ketika aku masih sangat belia, teringat kembali akan dirinya yang selalu ceria, tak ada harapan, tak ada keajaiban dan tak ada kepastian akan cinta kita, tapi kita tetap ceria, tetap tersenyum. Dikala dirimu bertingkah bak anak lelaki, aku bertingkah bak anak wanita... lucu sekali....kau yang hobi bermain bola, sedangkan aku yang hobi membaca membuat kita semakin aneh dan semakin tak terbaca, ketika keinginanmu tak dapat kupenuhi, engkau hanya tersenyum dan menghela nafas kau ucapkan dari bibir manismu, "tak mengapa?". Apakah ini perasaan cinta? ataukah hanya penghias hidupku saja, disaat kau menyapa lewat suratmu, aku hanya terpaku membacanya dan tak ingin kumembalas surat cintamu itu. mungkin ini yang dikatakan cinta monyet, cinta yang biasa..., tapi wahai kau Adis.. . aku akan selalu mengingat kenangan indah ketika bersama dahulu. tak ada kata putus diantara kita, tak ada kata perpisahan antara kita berdua. tapi inilah kenyataannya, ketika kita tamat dari sekolah, semenjak itu pula aku tak mendengar kabarmu.....dimana kau cinta pertama?..>>

Cintaku yang kedua ketika aku SMA, begitu banyak gadis yang lewat di depanku, tapi hanya satu dan hanya dia tempat sandaran mataku tertuju. Gerak lentik tubuhmu, harum bau parfummu dan senyum manis bibirmu membuatku terhipnotis untuk tak memalingkan pandanganku terhadapmu. Engkau bak bidadari yang turun dari surga. ketika kau lewat di depan kelasku bersama dengan teman-temanmu, kumelihat engkaulah makhluk yang terindah tiada duanya. Hari demi hari bergulir, detik demi detik kian meretakkan waktu. kuberanikan diri untuk mendekatimu. Entah mengapa setiap kali ku mencoba untuk menyapamu, keringat dingin  selalu keluar dengan derasnya dari badanku....aku berharap hanya engkaulah obat penawar dari rasaku yang tak karuan ini. perlahan tapi pasti akhirnya kuajak kau ke kantin pak umar, tempat favorit teman-teman kita melepaskan penat setelah belajar dan meneguk sedikit minuman dan melahap semangkuk bakso yang hangat. Kuberanikan diri untuk mengatakan bahwasannya Aku cinta kamu, tapi mengapa rasanya lidah ini menjadi kaku tak bergerak, seakan dia ingin keluar dari mulutku ini, karena dia merasa tak berguna berada didalam mulutku. akhirnya kata itu meluncur dengan datarnya kepadamu, engkau hanya tersenyum sedangkan diriku tak bisa dibayangkan perasaan bercampur aduk jadi satu. ternyata cintaku tak bertepuk sebelah tangan, negkau menyambutnya dengan penuh kasih sayang. kugenggam erat jemarimu dan kucium tanganmu. oh betapa indahnya saat itu. hari demi hari berganti, bulan, tahun telah berganti. cintaku padamu kian dalam aku merasa cintaku ini sempurna, bahkan lebih sempurna dari kisah cinta rama dan shinta. keterkaitan rasa diantara kita tak terbendung lagi, malam itu terasa malam yang indah buatku disaat kita duduk berdua menikmati indahnya cahaya rembulan di bawah pohon rambutan. kata demi kata terlontar, engkau pernah berucap kepadaku bahwasannya engkau tak ingin berpisah dariku apapun yang terjadi. aku terima itu dan aku sangat bersyukur mendengar perkataanmu itu Mishi. Tapi apa kenyataannya, setelah kita tamat dari sekolah, kembali lagi terulang seperti ketika aku SMP kekasih pujaan hatiku hilang entah kemana? aku mencoba bertanya kepada orang tuanya, katanya dia pergi merantau ketempat saudaranya. aku mencoba bertanya kepada teman-temannya, mereka bilang tak tahu rimbamu...oh Tuhan apalagi ini... apa salahku?... apa ini yang dinamakan cinta? apa ini yang dinamakan kesetiaan? dimana semua itu?

Picture by Ahmad
Aku hanya pasrah menantikan kabarmu, sampai akhirnya aku masuk kuliah, disalah satu perguruan tinggi swasta di Medan. ku coba untuk tak melupakanmu dari ingatanku. Aku mencoba untuk merajut cinta kembali dengan seorang wanita, karena aku merasa menanti dirimu adalah sia-sia belaka, mana janji manis yang kau berikan, dimana semua kata-kata manismu untukku? tapi aku akan tetap menunggumu, walaupun aku tak tahu apakah dengan seperti ini akan nyata jadinya., engkau adalah cinta terindah yang pernah kumiliki.

Cintaku yang ketiga terpaut sebuah rasa kembali dengan seorang wanita bernama Ria, dia gadis yang sopan dan pintar dimataku, dengan kerudungnya yang indah semakin membuatku berani untuk masuk kedalam hatinya. aku begitu sayang kepadamu, berharap inilah pelabuhan cinta terakhirku. rasa diantara kita kian bergejolak, apa yang kau inginkan sebisa mungkin aku penuhi, dan begitu juga sebaliknya. kita saling mengisi dan saling membutuhkan satu sama lain, 1 hari tak berjumpa rasanya setahun. lagi lagi cinta ini membutakan mata dan hatiku.........hampir saja aku mengotori kerudung indahmu, hampir saja aku khilaf atas semua rasa ini. Oh Tuhan maafkan diriku. aku hanya manusia biasa. konflik mulai memenuhi kehidupan cinta kita, tapi sebenarnya bukan konflik diantara kita, melainkan konflik dengan teman-temanmu, mereka bilang kepadaku bahwasannya engkau telah menyia nyiakan cintaku, engkau telah mencampakkan cinta putih ini kedalam tong sampah yang penuh dengan kotoran. oh betapa terkejutnya diriku melihat kelakuan mereka, serasa aku tidak percaya, mereka itu teman baikmu, mengapa mereka begitu tega memfitnah dirimu begitu hinanya, tadinya sih aku berpikiran seperti itu, ternyata setelah beberapa kali mereka mengadu kepadaku dan aku tak menghiraukannya, akhirnya samapilah pada titik kesabaranku, mereka menyuruhku menyelidiki kemana kau pergi dan pada akhirnya sampailah aku pada sebuah rumah yang diapit oleh gang kecil. lalu aku membuka pintu rumah itu, karena pintunya tak terkunci....alangkah terkejutnya diriku pada saat itu, jantungku rasanya ingin lepas, kakiku bergetar, tanganku gemetar tak satu katapun yang keluar dari mulutku, aku melihat dirimu duduk dan bersandar di pangkuannya dengan membuka kerudung sucimu...Oh Tuhan........pertanda apalagi ini??? diam tanpa kata aku bergegas meninggalkan rumah itu dan melajukan dengan kencang sepeda motorku.... anjing,!!!! brengsek!!!!!!....taik!!!!!!!!! semua bahasa setan keluar dari mulutku...... perasaan saat itu hancur berkeping keping. rasa yang kita bangun, perasaan yang kita susun dari bawah keatas hingga terbentuk suatu pyramid yang kokoh, dalam sekejap engkau hancurkan!!! taik!!!!!..ternyata aku hanya kelinci percobaan buatmu. kau bilang kau melakukan itu semua hanya untuk memilih mana yang terbaik antara aku dan dia... kau pikir selama ini aku hanya mainan buatmu, aku hanya barang bekas yang kapan saja siap kau campakkan, kau pikir aku barang dagangan dipinggir jalan yang bisa kau pilih pilih lalu kau tinggalkan begitu saja setelah puas kau menjamah dan menyentuhku?????!!!!!! anjing...!!!!. aku begitu tulus mencintaimu Ria, aku begitu menyanyangimu dengan segenap hatiku tanpa membanding bandingkan dengan wanita lain, aku mencoba merajut cintaku untuk kesekian kalinya dengan dirimu setelah beberapa waktu diriku jatuh terbuang dan dilupakan.mengapa??????

Picture By Ahmad
Sedikitpun aku tak pernah menyakiti hati kalian hai para wanita!!!!! sedikitpun aku tak pernah membohongi kalian hai wanita!!!! sedikitpun aku tak pernah ingin menduakan cinta kalian hai Wanita!!!!! tapi mengapa perlakuan kalian begitu keji terhadapku? 
meninggalkanku..............
mengkhianatiku........
mencampakkanku......

Bukan sampai disini saja penderitaan cintaku... bahkan sampai sekarang, sepertinya Tuhan belum berkenan memberikan cinta Sucinya kepadaku...mungkin suatu saat dan entah kapan itu terjadi. aku akan selalu menunggu ya Tuhan, aku takut akhirnya aku akan terjerumus kedalam cinta hitam yang bahagia, kalaupun itu terjadi aku hanya pasrah..... karena aku sudah bosan akan semua ini, aku akan menjalani cinta terakhir yang kumiliki dengan siapapun itu dengan ikhlas, tanpa menyakiti, biarlah diriku yang selalau tersakiti.....................

inilah segelintir kisah cintaku yang pahit..........masih ada lagi kisah cintaku yang pahit....................

expectation.........
my sincere prayer...........
and love your god...............

0 komentar:

Posting Komentar