SEARCH

About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, eros. Aliquam pharetra. Nulla in tellus eget odio sagittis blandit. Maecenas at nisl. Nullam lorem mi, eleifend a, fringilla vel, semper at, ligula. Mauris eu wisi. Ut ante dui, aliquet nec, congue non, accumsan sit amet, lectus. Mauris et mauris. Duis sed massa id mauris pretium venenatis. Suspendisse cursus velit vel ligula. Mauris elit.....read more

Minggu, 07 November 2010

SUARA HATI.......

                                         Ringannya hati

Hari itu aku dilempar oleh seseorang dengan sebuah batu.......
Aku tersadar dan aku siap untuk membalas lemparan itu.........
Terasa sakit berbekas di permukaan bahkan sampai kedalam......
Tapi aku tak sejahat yang kau kira......aku masih punya nurani.....
Akhirnya aku membalasmu dengan melempar kapas kepadamu...


Kau menuai kebencian kepadaku, tak begitu dengan diriku......
Aku akan menuai kasih sayang terhadapmu........dan
Aku tidak berharap banyak, dan memelas akan kasih sayangku....
Aku ikhlas dan tulus memberikannya.............semoga kau tersadar...

*********************************************************************************
                                                          Terlupa!
Kabar tak sampai,
Angin pun tak melambai,
Dan kian terjebak dalam kesendirian yang terkulai...!!!

Dimana pundi yang menampung segala tawa?
Dimana ranji yang mengusung setitik gelora?
Namun yang ada hanya rapuh-melepuh dan kian menjauh...
Seiring retak yang merangkak hingga tak berdetak...

Apa mungkin ini yang namanya sebuah kegelapan?
Sungguh sangat berkuasanya resah diatas segala luapan...!!!!

***********************************************************************************
                                         Tertatih Dalam Badai

Rasanya seperti merangkak dalam badai
Merintik terjatuh hingga melepuh
Dan tak bisa lagi tuk di hentikan.

Seperti karang yang mencoba bertahan dibalik kesempurnaan ombak,
Menghempas dan melepaskan labuhan kapal hingga tergeletak.
Membungkam sisi lain yang terduduk disini,
Memaksa memandang hamparan mendung yang datang bertanya,
Namun, tidakkah dia menyadari,
Bahwa saat semua itu ada hanyalah untuk menyakiti saja..?!

Yah... Rasanya memang seperti merangkak dalam badai,
Merintik terjatuh hingga melepuh
Dan tak bisa lagi tuk dielakkan.

Kemana kaki ‘kan melangkah ?
Karena tiada lagi yang menjadi berarti kini,
Seakan mengajak mimpi tuk tetap terlelap sebagai mimpi,
Agar tiada lagi yang kan tersakiti.

---

Tuhan...

Ampunilah semua rasa yang pernah tertaut,
Kuncilah dia dalam kebahagiaan yang indah,
Serta damaikanlah jiwanya dalam memuja kasihnya
Karena atas semua kejadian yang pernah tercipta,
Tak lain hanyalah sebagai tanda-tanda kebesaran-Mu.

0 komentar:

Posting Komentar