About Us
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, eros. Aliquam pharetra. Nulla in tellus eget odio sagittis blandit. Maecenas at nisl. Nullam lorem mi, eleifend a, fringilla vel, semper at, ligula. Mauris eu wisi. Ut ante dui, aliquet nec, congue non, accumsan sit amet, lectus. Mauris et mauris. Duis sed massa id mauris pretium venenatis. Suspendisse cursus velit vel ligula. Mauris elit.....read more
Rabu, 15 Desember 2010
THE LION DEN'S
Manifest 2
Check In Counter
Memuja Durian
"Kenapa Durian nggak bisa di bawa?!!" saya bukan teroris...Durian kan bukan BOM yang bisa meledak?!!!! saya tuntut kamu!!!.
Itulah salah satu celotehan penumpang yang tidak senang buah Duriannya tidak boleh dibawa naik pesawat. Pusing memang, terkadang menangani masalah seperti ini..terkadang penumpang tidak mau mengerti. Bahkan setelah diberikan penjelasan oleh staff check in counter, penumpang tersebut juga masih belum mau mengerti.
Kurcaci: "Maaf bapak..., kami tidak menerima bagasi dalam bentuk durian."
Raja : " Lho..memangnya kenapa? nggak boleh?"
Kurcaci: "Durian boleh dibawa pak, tapi wanginya tidak boleh."
Raja : " Apa pulak kau ini?! kau mau mempermainkan saya?!"
Kurcaci:" Bukan begitu pak, tapi begitu prosedurnya." Bapak harus mem packing sedemikian
rupa, sampai bau durian itu tidak keluar lagi."
Dengan nada suara yang lantang dan sambil memukul meja. penumpang itu marah dengan ngebutnya tanpa koma..a i u e o.!! ini itu. akhirnya kurcaci itu mengeluarkan mantera pamungkasnya.
Kurcaci: "Begini saja pak, kalau bapak ingin menaikkan bagasi durian bapak, silahkan bapak
packing sampai baunya tidak tercium lagi oleh saya. kenapa pak? bapak tau kenapa
durian tidak boleh dibawa ke pesawat?."
Raja : "Kenapa?! kamu mau melawan saya?! kamu nggak tau siapa saya?!" (sambil melotot)
Emang gua pikirin siapa lo? gua disini hanya menjelaskan! (dalam hati berbisik)
Kucaci: "Begini pak.. disini saya tidak melawan siapapun. termasuk bapak yang ada di depan
saya.Durian itu tidak boleh masuk dalam bagasi pesawat karena baunya. karena tidak
semua penumpang suka akan durian. pernah kejadian gara gara durian penumpang
tidak jadi terbang, jadi disini saya harapkan kerjasamanya. kalau bapak ingin naik
bagasi duriannya. maka bapak harus ikuti prosedur kami. begitu pak terimakasih."
Sebel gua...! pengen makan tu penumpang...!! tapi nggak boleh, kita harus profesional..!huuuu..!
Akhirnya penumpang itu menyerah juga karena saya hanya tersenyum dan tersenyum mendengarkan celotehannya dia.
Tapi sebenernya yang aku tau....sah sah aja bawa durian kepesawat. tapi ya itu tadi...semuanya ada peraturan dan prosedur yang harus dijalani. jadi kalo entar ada penumpang yang emosi gara gara durian....pasti itu itu aja yang gua bolak balikin katanya...capek sih, tapi udah kerjaan harus siap menalan pahit manisnya ocehan penumpang, yang penting tahan kuping aja.
Tunggu kisah seru selanjutnya.......di Manifest 3.....
Posted By
Ahmad Syahputra Parinduri
Medan 22.19
Thursday
Senin, 06 Desember 2010
Hanya Janji
Ternyata perkataan tak segampang perbuatan...
Ternyata berperilaku tak segampang berdiam........
Berjanji tak segampang mengucapkan.......
Melihat bulan memang indah......tapi aku tak tahu....apa yang sebenarnya ku lihat....
Indahkah? nyatakah? atau hanya keinginan sesaatku untuk menatapnya?
Menatapnya seakan tak ingin melepas semua ini...tak ingin mengakhiri malam yang penuh misteri ini...
Ketika malam semakin merindukan kehadiran mentari....
Aku tak kuasa berpisah dari indahnya sinar yang kita buat...
Aku terhipnotis dibalik misterimu itu.......
Belum saatnya aku berjanji,....dan entah kapan datang waktunya.......
Aku belum bisa menghilangkan semua ini dari bayanganmu rembulan.....
Aku terguyur titisan rintik hujan semu........pabila aku mendengar semua itu.....
Desakan pagi terus menghantui indahnya rembulan...........
Bertanya terus....memastikan akan kata kata itu......
Jujur aku belum sanggup......lidahku bisa berkata lain...
Tapi hatiku tidak bisa ku kelabui walaupun seutuhnya milikku.....
Percayalah...............
Aku berdiri disini, melihatmu...memikirkanmu.......untuk bahagiamu...
Aku akan siap menanti sampai kau muncul kembali diantara malam...
Cerah......tanpa ditutupi oleh awan gelap...........
Posted By: Ahmad Syahputra Parinduri
Medan 06 Dec 2010
Time 22.51 Wib
Langganan:
Komentar (Atom)



